Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Melirik Budidaya Lele Bioflok

Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Melirik Budidaya Lele Bioflok

Sudah menjadi rahasia umum jika memulai usaha budidaya ikan lele merupakan salah satu kegiatan usaha baru yang dapat dilakukan oleh siapa saja asal memiliki tekad, niat dan juga modal usaha tentunya.

Namun Anda juga jangan terlalu khawatir karena modal yang Anda butuhkan untuk memulai budidaya ikan lele tidak terlalu merogoh kantong Anda kok dan tentunya jika Anda berhasil telaten, maka iming-iming keuntungan yang lumayan tinggi tidak lagi menjadi angan semata.

Saat ini yang sedang trend di kalangan masyarakat adalah budidaya lele bioflok. Sebuah konsep budidaya baru yang menekankan pada unsur pakanan ikan lele.

Nah kabar gembiranya budidaya lele bioflok ini ternyata dapat menekan modal biaya karena menggunakan istilah makanan ‘herbal’ dan bukan makanan pabrikan.

Dalam prinsip budidaya lele bioflok penggunaan bahan pakan ‘herbal’ seperti bahan pangan yang terdiri dari campuran ampas tahu, bekatul, bawah putih dan sebagainya pada intinya mempunyai maksud untuk mencegah serangan hama dan virus dan membuat daya tahan fisik ikan semakin sehat dan kuat.

Nah bioflok sendiri berdasar dari kata ‘bios’ yang berarti kehidupan dan ‘flock’ yang memiliki arti yaitu gumpalan. Maksudnya kurang lebih adalah gabungan dari bermacam organisme seperti protozoa, bakteri, ragi dan mikroba kecil lainnya yang tergabung dan menjadi gumpalan.

Hal tersebut masuk dalam prinsip budidaya lele bioflok karena tidak hanya menambahkan makanan herbal namun juga menambahkan beberapa organisme hidup (probiotik) yang berperan sebagai tambahan pakan ikan lele yang alami dan dapat menjaga kualitas air di dalam kolam sehingga ikan lele lebih sehat lagi.

Bagaimana? Apakah Anda mulai tertarik ingin mencoba budidaya lele bioflok di rumah masing-masing? Jika iya, inilah beberapa alasan kenapa sih Anda harus melirik budidaya lele bioflok sebagai usaha baru Anda, yuk simak!

Baca Juga: 

1. Lebih Menghemat Pakan Ikan Lele

Seperti yang telah dituliskan beberapa informasi di atas mengenai sistem budidaya bioflok. Maka sudah jelas jika budidaya lele bioflok ini dapat menghemat anggaran dalam hal pakan ikan lele, karena Anda dapat menggunakan pakan herbal kepada ikan lele. Sehingga Anda tak perlu lagi langganan pakanan pabrik yang lumayan merogoh kocek Anda.

Namun meskipun demikian Anda harus tetap memberikan treatment khusus seperti rajin memberikan vitamin dan vaksin agar kebal terhadap bakteri dan penyakit. Bisa kebayang kan kalau misalnya banyak ikan lele yang mati karena kurangnya perawatan vaksin dan vitamin? Bisa-bisa bisnis budidaya ikan lele Anda akan cepat gulung tikar.

2. Lebih Menghemat Air Dalam Kolam

Jika dalam budidaya ikan lele konvensional Anda harus sesering mungkin mengganti air agar ikan lele di dalamnya merasa nyaman dan tidak stress. Kali ini ada yang berbeda dengan budidaya lele bioflok, justru yang Anda butuhkan adalah bakteri di dalam kolam air yang selanjutnya diubah sebagai nutrisi yang baik untuk ikan lele.

Sehingga akan menimbulkan kemungkinan yang kecil untuk sesering mungkin mengganti air kolam.

Baca Juga:

3. Solusi Cerdas Untuk Lahan Sempit

Nah bagi Anda yang memang tidak memiliki cukup lahan untuk memulai budidaya lele bioflok ini maka Anda sangat direkomendasikan memilih teknik budidaya lele bioflok ini.

Selain itu ikan lele dapat hidup dalam kolam padat, sebagai contoh perbandingan, jika model kolam satu meter kubik biasanya  hanya mampu diisi paling penuh 50 ekor ikan lele, maka lain lagi pada kolam bioflok Anda dapat mengisinya dengan penuh sekitar 500 ikan lele. Pilihan yang jitu bukan?

Memang untuk memulai bisnis saat ini selain modal yang dibutuhkan adalah bagaimana Anda dapat memutar otak dengan baik dan selalu menyesuaikan peluang dan kesempatan yang ada. Nah, jika Anda memang berminat melakoni budidaya lele bioflok maka hal pertama yang perlu Anda persiapkan adalah akat dan bahan membuat kolam terpal sebagai tempat tinggal ikan lele.

Berikut adalah alat dan bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu diantaraya adalah:

  • Terpal besar dengan ukuran sesuai lahan yang Anda siapkan
  • Terpal talang ukuran menyesuaikan
  • Besi Wire-mesh berdiameter minimal 7mm dengan panjang besi 5,4 m dan lebar besi  2,1 m
  • Paralon berjumlah dua buah
  • Siapkan juga las listrik
  • Kabel ties/ripet secukupnya
  • Terpal atap (opsional) namun lebih baik jika ada atapnya
  • Paralon

Setelah berhasil mempersiapkan alat dan bahan. Maka berikut ini adalah tutorial atau cara membuat kolam terpal untuk budidaya ikan bioflok, yuk simak!

  1. Pertama silahkan potong besi wire-mesh yang telah dipersiapkan menjadi dua bagian sama panjang.
  2. Lalu langkah selanjutnya mulai gabungkan 2 besi wire-mesh tadi menggunakan las listrik.
  3. Kemudian Anda dapat memulai membuat rangka kolam ikan lele dengan menyatukan kedua ujung besi wire-wesh sehingga nantinya berbentuk bulat.
  4. Carilah sebuah lahan yang sesuai dan tempatkan kerangka kolam ikan lele di tempat tersebut. Lalu jangan lupa untuk membuat saluran pembuangan yang ada pada bagian tengah kerangka kolam ikan lele.
  5. Langkah selanjutnya adalah meletakkan pipa PVC pada lubang saluran yang baru saja di buat.
  6. Jangan lupa untuk memasang karpet talang pada sisi-sisi yang dimiliki kerangka kolam Anda dan ikat dengan kabel ties.
  7. Kemudian pasanglah terpal yang sesuai dan rapi pada kerangka kolam berbentuk bulat tadi.
  8. Sertakan penutup kolam jika Anda telah berhasil membuatnya (opsional).
  9. Kolam ikan lele untuk budidaya lele bioflok sudah dapat digunakan semestinya.

Nah langkah selanjutnya adalah persiapan penebaran bibit ikan lele dalam kolam terpal. Ingat ya jika Anda menginginkan hasil ikan lele yang sehat dan maksimal maka dalam pemilihan bibitnya juga carilah bibit ikan lele yang unggulan dan paling baik jenisnya.

Penebaran bibit ini dapat Anda lakukan setelah air di dalam kolam terpal sudah matang serta membentuk flok yaitu dengan cara menambahkan beberapa probiotik di dalamnya dengan ukuran air yang pas dan tidak terlalu banyak. Lalu aduk selama 24 jam atau lebih dengan terus menerus menggunakan alat bantuan yaitu aerator.

Setelah air benar-benar sudah matang dan sudah terdapat beberapa flok protein di dalamnya maka Anda dapat mulai menebar benih ikan lele namun juga Anda tetap harus melakukan pengecekan pH air dalam kolam terlebih dahulu sampai pH netral.

Ada tips untuk Anda saat menebar bibit ikan lele lebih baik melakukannya pada pagi hari yaitu sekitar jam 5 pagi karena kondisi air sedang sejuk-sejuknya.

Setelah itu jangan lupa untuk terus memantau dan merawat ikan lele dalam kolam terpal dengan cara memberikan pakanan secara rutin serta memberikan vaksin dan vitamin.

Jika Anda telaten maka dalam waktu kurang lebih 2 bulan, malah bisa cepat dari itu Anda sudah dapat merasakan panen ikan dan mendapat keuntungan jutaan rupiah. Jadi tunggu apalagi?

Nah di atas adalah beberapa alasan kenapa sih Anda harus memulai bisnis baru yaitu budidaya lele bioflok? Semoga tulisan di atas dapat membantu menjawab. Selain itu juga terdapat tutorial membuat kolam terpal untuk ikan lele beserta perawatannya yang mungkin akan Anda butuhkan nantinya.

Jadi, ayo bulatkan tekad Anda dan mulailah mengumpulkan modal usaha yang tak seberapa demi mendapatkan keuntungan fantastis dari budidaya lele bioflok. Selamat mencoba, goodluck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1
Butuh Konsultasi?
Penawaran Khusus?
Silahkan hubungi kami
Powered by